Speedboat terbalik di perairan Yapen, Papua, 1 tewas dan 17 penumpang masih hilang, evakuasi darurat terus dilakukan tim SAR.
Tragedi terjadi di perairan Yapen, Papua, ketika sebuah speedboat yang mengangkut 21 penumpang terbalik. Akibat insiden ini, satu korban meninggal dunia sementara 17 lainnya masih hilang.
Tim SAR dikerahkan untuk operasi pencarian dan pertolongan darurat, sementara warga setempat menanti perkembangan evakuasi dengan cemas. Simak kronologi lengkapnya berikut ini di Papua Indonesia.
Speedboat Terbalik Di Perairan Yapen, 1 Tewas Dan 17 Hilang
Sebuah speedboat yang mengangkut 21 penumpang terbalik di perairan Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, setelah diterjang ombak tinggi dan angin kencang. Dalam insiden ini, satu orang tewas sementara 17 lainnya masih dinyatakan hilang dan sedang dalam pencarian intensif oleh tim SAR dan aparat setempat.
Kejadian bermula saat speedboat berangkat dari Kota Serui pada Rabu (24/12) pukul 16.30 WIT. Sekitar pukul 20.00 WIT, cuaca buruk melanda perairan, memicu gelombang tinggi yang diduga membuat kapal oleng dan akhirnya terbalik.
Kronologi Dan Korban
Kombes Cahyo Sukarnito, Kabid Humas Polda Papua, menyampaikan bahwa satu korban telah ditemukan meninggal, sementara tiga orang lainnya selamat. Satu di antara korban selamat ditemukan oleh warga dan dievakuasi ke Pulau Kurudu.
Sehingga, 17 penumpang masih dalam pencarian. “Berdasarkan keterangan korban selamat, sebagian penumpang masih berada di atas speedboat termasuk anak-anak, sementara sebagian lainnya mencoba menyelamatkan diri,” jelas Cahyo. Insiden ini menimbulkan kepanikan di antara penumpang dan memicu upaya penyelamatan darurat.
Baca Juga: Pembunuh Guru Melani Wamea Di Yahukimo Berhasil Ditangkap!
Upaya Pencarian Dan Penyelamatan
Polda Papua langsung berkoordinasi dengan Polres Kepulauan Yapen, Tim SAR, pemerintah distrik, kepala kampung, tenaga kesehatan, dan unsur terkait lainnya untuk mengevakuasi korban dan melakukan pencarian intensif. Area pencarian diperluas karena adanya kemungkinan korban terbawa arus laut.
Kegiatan pencarian dipimpin Basarnas, melibatkan dua kapal dan satu pesawat, ujar Cahyo. Upaya ini dilakukan secara maksimal untuk memastikan seluruh korban ditemukan dalam kondisi selamat jika memungkinkan.
Imbauan Keselamatan Bagi Masyarakat
Selain melakukan pencarian, Polda Papua juga mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, untuk menunda aktivitas melaut hingga kondisi cuaca dinyatakan aman. Pengguna jasa transportasi laut diingatkan untuk selalu memperhatikan prakiraan cuaca dan memprioritaskan keselamatan.
Kami mengimbau masyarakat agar selalu memantau kondisi cuaca dan mengutamakan keselamatan sebelum beraktivitas di laut, tegas Cahyo. Polda menegaskan komitmennya untuk terus memaksimalkan upaya pencarian dan penyelamatan hingga seluruh korban berhasil ditemukan.
Tragedi ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan transportasi laut, terutama di wilayah dengan kondisi cuaca ekstrem seperti Kepulauan Yapen. Masyarakat diharapkan lebih berhati-hati dan mengikuti arahan aparat untuk menghindari insiden serupa di masa mendatang.
Terus update dirimu dengan informasi menarik setiap hari, eksklusif dan terpercaya di Papua Indonesia.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari murianews.com
- Gambar Kedua dari kompas.com