Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Mimika meminta para kontraktor mempercepat pengajuan Provisional Hand Over (PHO) proyek.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memastikan seluruh proyek infrastruktur yang tengah berjalan telah memasuki tahap Provisional Hand Over (PHO) atau serah terima pertama. Temukan informasi menarik dan terpercaya lainnya tentang Papua hanya di Papua Indonesia.
PHO Jadi Kunci Percepatan Proyek Infrastruktur Mimika
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, menekankan pentingnya tahap Provisional Hand Over (PHO) dalam setiap proyek infrastruktur.
Tahap ini berperan krusial untuk mempercepat proses administrasi serta penagihan proyek, memastikan kontraktor dapat menerima pembayaran tepat waktu, sekaligus menjamin kualitas pekerjaan sebelum serah terima final.
Inosensius mengimbau semua kontraktor yang telah menyelesaikan pekerjaannya untuk segera mengajukan permohonan PHO kepada Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan Badan Pengelola Keuangan (BPK).
Langkah ini diharapkan memperlancar koordinasi antara pihak pelaksana proyek dan administrasi keuangan pemerintah, sehingga pembangunan infrastruktur di Mimika dapat berjalan lebih cepat, efisien, dan transparan.
Percepat Proyek, Kontraktor Diminta Ajukan PHO
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, mengimbau kontraktor yang telah menyelesaikan proyek infrastruktur untuk segera mengajukan Provisional Hand Over (PHO) kepada Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan Badan Pengelola Keuangan (BPK).
Langkah ini bertujuan mempercepat proses penagihan dan administrasi proyek, sehingga pembangunan infrastruktur bisa lebih efisien. Yoga mengungkapkan bahwa sebelumnya penyerapan anggaran DPUPR Mimika masih rendah, hanya 18 persen.
Disebabkan lambatnya masuknya dokumen PHO ke bagian keuangan. Dengan pengajuan PHO yang lebih cepat. Proses administrasi dan pencairan dana diharapkan berjalan lancar, mempercepat realisasi proyek, dan meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran pemerintah di Mimika.
Baca Juga:Â Perairan Yapen Berduka: Speedboat Terbalik, 1 Korban Tewas, 17 Belum Ditemukan
PHO Jadi Kunci Lancarnya Pembayaran Proyek
Kepala DPUPR Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, menekankan pentingnya percepatan pengajuan Provisional Hand Over (PHO) oleh kontraktor. Ia menjelaskan bahwa penyerapan anggaran berpotensi meningkat apabila seluruh dokumen PHO telah diajukan dan pembayaran dilakukan tepat waktu.
Selama ini, proses penagihan dari berbagai bidang sempat tertunda akibat lambatnya pengajuan dokumen PHO oleh kontraktor. Menurut Yoga, percepatan pengajuan PHO menjadi kunci agar proses pembayaran tidak terhambat.
Sehingga pekerjaan proyek infrastruktur dapat berjalan lancar dan efektif. Dengan langkah ini, administrasi proyek dan realisasi anggaran DPUPR Mimika diharapkan lebih cepat, transparan, dan efisien.
Proyek Harus Tuntas Sebelum Akhir Tahun
Kepala DPUPR Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, menegaskan bahwa seluruh proses administrasi dan penagihan proyek harus selesai sebelum masa kontrak berakhir pada 30 Desember 2025.
Penyelesaian tepat waktu dinilai krusial untuk memastikan kelancaran pelaksanaan pekerjaan serta mendukung pencapaian target pembangunan infrastruktur di Kabupaten Mimika. Yoga menekankan bahwa administrasi yang rapi dan penagihan yang cepat tidak hanya mempercepat pembayaran kepada kontraktor.
Tetapi juga memastikan proyek berjalan sesuai jadwal dan anggaran dapat terserap secara optimal. Dengan langkah ini, pembangunan infrastruktur di Mimika diharapkan lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran, sekaligus mendorong percepatan penyelesaian proyek menjelang akhir tahun.
Jangan lewatkan berita update seputaran Papua Indonesia serta berbagai informasi menarik lainnya.