Kebakaran hebat melanda kawasan Deplat, Kota Jayapura, satu unit mess dan bengkel ludes dilalap api, kerugian ditaksir ratusan juta rupiah.
Peristiwa kebakaran kembali mengguncang Kota Jayapura. Kali ini, api melalap satu unit mess dan bengkel yang berada di kawasan Deplat, Kota Jayapura, Papua. Insiden yang terjadi secara tiba-tiba tersebut membuat warga sekitar panik, terlebih kobaran api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan beserta isinya. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya hanya di Papua Indonesia.
Kronologi Kebakaran di Deplat Jayapura
Kebakaran dilaporkan terjadi pada malam hari saat aktivitas di bengkel sudah mulai berkurang. Menurut keterangan sejumlah saksi mata, api pertama kali terlihat dari bagian belakang bangunan bengkel sebelum kemudian menjalar ke area mess yang berada di satu lokasi yang sama.
Warga sekitar sempat berupaya melakukan pemadaman secara manual menggunakan peralatan seadanya. Namun, api dengan cepat membesar karena banyaknya bahan mudah terbakar seperti oli, suku cadang kendaraan, dan material kayu di dalam bangunan. Upaya warga akhirnya dihentikan demi menghindari risiko yang lebih besar.
Beberapa unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Jayapura tiba di lokasi tidak lama setelah laporan diterima. Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena api sudah terlanjur membakar hampir seluruh bangunan. Petugas harus bekerja ekstra keras untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak menyisakan bara yang dapat memicu kebakaran ulang.
Mess dan Bengkel Hangus Tanpa Sisa
Satu unit mess yang digunakan sebagai tempat tinggal pekerja bengkel dilaporkan ludes terbakar bersama bangunan bengkel itu sendiri. Seluruh isi bangunan, mulai dari peralatan kerja, mesin, hingga barang-barang pribadi penghuni mess, tidak berhasil diselamatkan.
Kondisi bangunan pascakebakaran tampak rata dengan tanah. Atap runtuh, dinding hangus, dan sisa-sisa peralatan bengkel berserakan dalam kondisi rusak parah. Pemandangan ini meninggalkan duka mendalam bagi para pekerja yang menggantungkan hidupnya dari aktivitas bengkel tersebut.
Beberapa penghuni mess mengaku tidak sempat menyelamatkan barang berharga karena api membesar dengan sangat cepat. Mereka hanya berhasil keluar untuk menyelamatkan diri, sementara seluruh harta benda harus rela lenyap dilahap si jago merah.
Baca Juga:Â Sinergi PLN Wamena Dan Pemkab Jayawijaya Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana
Petugas Damkar Hadapi Kendala di Lokasi
Petugas pemadam kebakaran mengungkapkan bahwa proses pemadaman sempat terkendala oleh akses jalan yang sempit menuju lokasi kejadian. Kondisi ini membuat mobil pemadam harus berhati-hati saat mendekati titik api agar tidak menghambat pergerakan armada lainnya.
Selain itu, sumber air yang terbatas juga menjadi tantangan tersendiri. Petugas harus mengatur suplai air secara bergantian agar proses pemadaman tetap berjalan optimal. Meski demikian, kerja sama antarpetugas dan dukungan warga sekitar membantu mempercepat penanganan kebakaran.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Langkah ini penting dilakukan guna mencegah kebakaran kembali terjadi, terutama di area dengan material mudah terbakar.
Dugaan Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan. Namun, dugaan awal mengarah pada korsleting listrik yang kemungkinan berasal dari instalasi di area bengkel. Aktivitas bengkel yang melibatkan banyak peralatan listrik berdaya tinggi memang memiliki risiko cukup besar.
Pihak kepolisian telah memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut. Tim Inafis dan petugas terkait akan melakukan olah tempat kejadian perkara guna memastikan sumber api serta faktor pemicu lainnya.
Pemilik bengkel diharapkan dapat bekerja sama dengan aparat penegak hukum dengan memberikan keterangan yang dibutuhkan. Hasil penyelidikan nantinya diharapkan dapat menjadi pelajaran penting bagi pelaku usaha lain agar lebih memperhatikan aspek keselamatan bangunan dan instalasi listrik.
Imbauan Waspada Kebakaran Untuk Warga
Pasca kejadian ini, pihak berwenang mengimbau masyarakat, khususnya pelaku usaha bengkel dan pemilik mess, agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran. Pemeriksaan rutin instalasi listrik dan penggunaan peralatan sesuai standar keselamatan menjadi hal yang sangat penting.
Warga juga diingatkan untuk menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) di lingkungan kerja maupun tempat tinggal. Keberadaan APAR dapat membantu meminimalkan dampak kebakaran jika api masih dalam skala kecil.
Selain itu, edukasi mengenai penanganan awal kebakaran perlu terus digencarkan. Dengan kesiapsiagaan dan kesadaran bersama, diharapkan kejadian kebakaran besar seperti yang terjadi di Deplat Kota Jayapura ini dapat dicegah atau setidaknya dampaknya dapat diminimalisir.
Jangan lewatkan update berita seputaran Papua Indonesia serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari Tribun-papua.com
- Gambar Kedua dari Koreri