Semua korban laka di Sungai Mamberamo berhasil ditemukan, operasi SAR resmi ditutup, menandai berakhirnya pencarian yang intens.
Operasi pencarian di Sungai Mamberamo akhirnya mencapai titik akhir. Setelah upaya intensif tim SAR, seluruh korban laka berhasil ditemukan.
Berita Papua Indonesia ini menutup babak penuh duka sekaligus menunjukkan kerja keras dan dedikasi tim penyelamat dalam menghadapi kondisi sulit di lapangan.
Semua Korban Laka Sungai Mamberamo Ditemukan
Operasi pencarian korban kecelakaan di Sungai Mamberamo, Kampung Kustra, Distrik Sikari, Kabupaten Mamberamo Raya, Papua, resmi ditutup. Kepolisian Resor Mamberamo Raya memastikan seluruh korban berhasil ditemukan setelah tim gabungan bekerja sama dengan masyarakat setempat.
AKBP Arifin, Kapolres Mamberamo Raya, menyampaikan bahwa jenazah terakhir korban ditemukan pada Sabtu, 17 Januari 2026, sekitar pukul 16.00 WIT di wilayah Batavia, Kampung Kustra. Korban tersebut bernama Viktor Kusa, warga Kampung Kustra yang beragama Kristen.
Penemuan ini menandai berakhirnya proses pencarian yang berlangsung intens sejak terjadinya kecelakaan. Jenazah Viktor Kusa segera diserahkan kepada keluarga dan masyarakat untuk dibawa kembali ke kampung asal dan dimakamkan sesuai tradisi setempat.
Kronologi Dan Rincian Korban
Bertus Kusa, yang menjabat sebagai Kepala Kampung Sikari, dimakamkan di kampungnya sesuai permintaan keluarga. Sementara Spenyel Sayuri diterbangkan ke Serui untuk dimakamkan.
Viktor Kusa, korban terakhir yang ditemukan, dibawa ke Kampung Kustra untuk dimakamkan pada Sabtu, 17 Januari 2026. Dengan ditemukannya seluruh korban, proses pencarian yang melibatkan masyarakat, aparat kepolisian, dan tim gabungan resmi ditutup.
Kapolres Arifin mengucapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat yang membantu proses pencarian. Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban di sekitar wilayah Sungai Mamberamo.
Baca Juga:Â Perkelahian Berujung Maut, Pemuda Asal Papua Tewas di Bantul
Imbauan Keselamatan Transportasi Laut
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, menekankan agar masyarakat, khususnya pengguna transportasi laut, selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum melakukan perjalanan. Ia mengingatkan pentingnya melengkapi diri dengan alat keselamatan seperti rompi pelampung dan memastikan kondisi perahu aman untuk digunakan.
Cahyo menegaskan bahwa keselamatan adalah prioritas utama, dan masyarakat diharapkan tidak memaksakan perjalanan saat cuaca buruk atau situasi tidak memungkinkan. Pesan ini sejalan dengan pengalaman tragis di Sungai Mamberamo.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk senantiasa waspada dan disiplin dalam menerapkan protokol keselamatan transportasi laut, terutama di wilayah yang rawan banjir atau arus deras.
Pemantauan Dan Tindakan Lanjutan Polres
Meskipun seluruh korban telah ditemukan, Polres Mamberamo Raya memastikan akan terus memantau situasi di wilayah sekitar Sungai Mamberamo. Langkah-langkah kepolisian tetap diterapkan untuk menjaga keamanan, mengantisipasi potensi gangguan, dan memastikan masyarakat setempat tetap aman.
Keberhasilan operasi ini juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara aparat kepolisian dan warga dalam menghadapi bencana atau kecelakaan. Sinergi tersebut terbukti efektif dalam mempercepat penemuan korban dan meminimalisir risiko tambahan.
Selain itu, aparat kepolisian akan terus memberikan edukasi terkait keselamatan transportasi laut kepada masyarakat. Dengan berakhirnya operasi pencarian, keluarga korban kini dapat melakukan proses pemakaman sesuai adat dan tradisi setempat.
Sementara itu, masyarakat diimbau tetap berhati-hati dan memprioritaskan keselamatan dalam setiap aktivitas di wilayah Sungai Mamberamo.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari regional.kompas.com
- Â Gambar Kedua dari humas.polri.go.id